Dalam upaya mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas Desa Tamanasri, Aipda Subik Stianto, dari kesatuan Polsek Pringkuku menggelar kegiatan sambang tatap muka dengan warga masyarakat di wilayah binaannya.
Kegiatan yang berlangsung secara dialogis ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya terkait bahaya kebakaran pada musim kemarau.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Subik Stianto memberikan penekanan khusus kepada warga agar senantiasa waspada terhadap hal-hal kecil yang berpotensi memicu api. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:
- Tidak Membuang Puntung Rokok Sembarangan: Warga diimbau untuk tidak melempar atau membuang puntung rokok yang masih menyala di area perkebunan, pinggir jalan, maupun kawasan hutan.
- Tidak Membakar Daun Kering: Masyarakat diminta untuk mengelola sampah organik atau daun kering tanpa cara dibakar, terutama di sekitar pemukiman dan batas wilayah hutan.
- Penyebaran Informasi: Aipda Subik mengajak warga yang hadir untuk turut aktif menyampaikan imbauan cegah karhutla ini kepada keluarga, tetangga, dan kerabat lainnya.
Aipda Subik Stianto menegaskan bahwa dampak dari karhutla tidak hanya merusak ekosistem dan mengancam pemukiman warga, tetapi juga menimbulkan gangguan kesehatan serta memiliki konsekuensi hukum bagi pihak yang sengaja membakar lahan.
Melalui giat sambang ini, Polsek Pringkuku berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat Desa Tamanasri semakin kuat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif serta bebas dari ancaman bahaya karhutla.