PUNUNG — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Punung. Langkah preventif ini diwujudkan melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas yang terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat guna memberikan edukasi dan imbauan secara persuasif.
Seperti yang terlihat baru-baru ini, Bhabinkamtibmas Desa Tinatar, AIPDA DONY APRIYAN NASUTIYON, melaksanakan kegiatan sambang warga sekaligus sosialisasi bahaya karhutla di wilayah binaannya. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini mengingat potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat faktor cuaca maupun kelalaian manusia.
Edukasi Langsung ke Warga Desa Tinatar
Dalam pelaksanaannya, Aipda Dony Apriyan Nasutiyon secara aktif menyambangi para petani dan warga pemilik lahan di Desa Tinatar. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami terus mengingatkan kepada seluruh warga Desa Tinatar agar tidak membersihkan kebun atau lahan dengan cara dibakar. Selain berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan lingkungan, aksi pembakaran lahan juga dapat memicu kebakaran skala besar yang merugikan banyak pihak,” ungkap Aipda Dony.
Selain memberikan imbauan verbal, Aipda Dony juga menjelaskan mengenai sanksi hukum yang tegas bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, baik yang disengaja maupun karena kelalaian. Hal ini dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran hukum yang tinggi serta turut serta menjaga kelestarian alam di sekitar mereka.
Peran Penting Sinergi Polisi dan Masyarakat
Kapolsek Punung melalui Aipda Dony menekankan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak kepolisian semata. Dibutuhkan peran aktif dan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat Desa Tinatar untuk saling mengawasi lingkungan masing-masing.
- Deteksi Dini: Warga diminta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau perangkat desa apabila melihat adanya titik api atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.
- Gotong Royong: Membangun budaya peduli lingkungan dengan mengutamakan metode pembersihan lahan yang ramah lingkungan tanpa api.
- Komunikasi Cepat: Memanfaatkan jejaring komunikasi darurat guna mempercepat penanganan apabila terjadi insiden kebakaran di wilayah Desa Tinatar.
Imbauan Positif Disambut Baik Warga
Kegiatan sosialisasi dan imbauan karhutla yang dilakukan oleh Aipda Dony Apriyan Nasutiyon ini mendapat sambutan yang positif dari warga Desa Tinatar. Masyarakat merasa terbimbing dan lebih memahami dampak buruk dari karhutla bagi kesehatan, ekosistem, serta kelangsungan hidup bersama.
Melalui langkah humanis dan proaktif yang konsisten dilakukan oleh Aipda Dony selaku Bhabinkamtibmas Desa Tinatar, Polsek Punung berharap wilayah Kecamatan Punung, khususnya Desa Tinatar, senantiasa aman, kondusif, serta terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan.