ARJOSARI — Peran seorang Bhabinkamtibmas kini tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir memberikan edukasi serta kemudahan dalam pelayanan publik. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Aiptu Andrik Putro Nugroho, Bhabinkamtibmas Desa Arjosari, kesatuan Polsek Arjosari, saat melaksanakan kegiatan sambang desa.
Dalam kegiatan kunjungannya kali ini, Aiptu Andrik tidak hanya berdialog seputar situasi keamanan lingkungan, melainkan juga menggelar coaching clinic atau bimbingan singkat terkait inovasi kepolisian, yakni Program SIM Bolo.
Mendekatkan Pelayanan Pembuatan SIM kepada Masyarakat
Program SIM Bolo merupakan salah satu wujud komitmen kepolisian dalam memberikan kemudahan, transparansi, serta pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat terkait mekanisme penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Melalui kegiatan coaching clinic keliling desa ini, Aiptu Andrik Putro Nugroho turun langsung memberikan sosialisasi, penjelasan tata cara, hingga tips menghadapi ujian teori maupun praktik pembuatan SIM kepada warga Desa Arjosari.
“Program SIM Bolo ini dirancang untuk membantu masyarakat agar lebih siap dan paham prosedur sebelum mendatungkan diri mengurus SIM. Kami ingin memastikan warga tidak merasa kesulitan atau kebingungan dengan alur birokrasi yang ada,” ujar Aiptu Andrik di sela-sela kegiatannya.
Antusiasme Warga Desa Arjosari
Kegiatan sambang dan coaching clinic ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh warga setempat. Sejumlah warga, mulai dari pemuda yang baru cukup usia memiliki SIM hingga para pengendara senior, tampak aktif bertanya mengenai persyaratan administrasi, biaya resmi, serta jadwal pelayanan Satpas.
Dengan gaya komunikasi yang humanis dan merakyat, Aiptu Andrik menjawab satu persatu pertanyaan warga sekaligus meluruskan berbagai mitos atau informasi keliru terkait calo pembuatan SIM yang kerap beredar di tengah masyarakat.
-
Edukasi Prosedur: Warga diberikan penjelasan detail mengenai syarat usia, tes kesehatan, psikologi, hingga uji keterampilan berkendara.
-
Pencegahan Pelanggaran: Melalui pemahaman yang baik tentang SIM, diharapkan kesadaran hukum masyarakat dalam berkendara di jalan raya semakin meningkat demi keselamatan bersama.
-
Pesan Kamtibmas: Selain program SIM, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan menjaga kerukunan antarwarga.
Polisi sebagai Sahabat dan Pelayan Masyarakat
Aksi nyata yang dilakukan oleh Aiptu Andrik Putro Nugroho ini mendapatkan apresiasi positif dari warga Desa Arjosari. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah pemukiman penduduk kian mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Melalui program coaching clinic SIM Bolo ini, Polsek Arjosari berharap tingkat kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus meningkat, sekaligus membuktikan bahwa Polri senantiasa hadir memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan hingga ke tingkat desa.