PRINGKUKU – Wujud nyata kebersamaan antara aparat keamanan dan pemerintah desa dalam melestarikan budaya lokal kembali terlihat di Desa Pelem, Kecamatan Pringkuku. Jajaran Polsek Pringkuku bersama unsur TNI dan Pemerintah Desa Pelem hadir langsung memantau sekaligus menyemarakkan pegelaran seni tradisional Langen Beksan (Tayub) yang menjadi bagian dari perhelatan Pelem Festival #6 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Pringkuku, Kanit Intel Polsek Pringkuku, Babinsa Koramil Pringkuku, serta Kepala Desa Pelem. Tak ketinggalan, Bhabinkamtibmas Desa Pelem dari Polsek Pringkuku, Brigpol Felik Septian Hadi, tampak aktif mengawal jalannya acara demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Menjaga Tradisi, Merawat Kondusivitas
Seni Langen Beksan atau Tayub merupakan salah satu warisan budaya lokal yang sarat nilai kebersamaan dan kerap menjadi daya tarik utama dalam perayaan Pelem Festival. Kehadiran aparat keamanan di tengah-tengah warga tidak hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian seni budaya daerah.
Kapolsek Pringkuku menyampaikan bahwa kehadiran jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Desa merupakan komitmen bersama dalam mendukung kegiatan positif masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian acara Pelem Festival #6 berjalan aman, lancar, dan tertib. Seni Tayub adalah kekayaan budaya kita yang patut dilestarikan, dan tugas kita bersama adalah menjaganya agar tetap berlangsung dalam suasana yang damai,” ujar Kapolsek Pringkuku.
Sinergi Tiga Pilar Desa Pelem
Selaku Bhabinkamtibmas Desa Pelem, Brigpol Felik Septian Hadi mengapresiasi antusiasme warga yang tetap tertib selama seni Tayub berlangsung. Menurutnya, kerja sama antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa (Tiga Pilar) menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman selama festival berlangsung.
- Pengamanan Terpadu: Personel TNI-Polri berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
- Himbauan Kamtibmas: Petugas secara persuasif mengajak penonton dan tokoh masyarakat untuk saling menjaga ketertiban.
- Pendekatan Humanis: Petugas berinteraksi langsung dengan warga untuk mempererat tali silaturahmi.
Dengan pengawalan yang ketat namun ramah dari Brigpol Felik Septian Hadi beserta jajaran TNI, Polsek Pringkuku, dan Pemerintah Desa, pagelaran Langen Beksan dalam Pelem Festival #6 Tahun 2026 sukses digelar dengan meriah, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.